Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Hal-hal yang perlu dilakukan ketika anda terkena GIGITAN ULAR


Gigitan ular kembali menelan korban. Publik dihebohkan oleh berita meninggalnya seorang penyanyi akibat digigit ular di tengah-tengah pertunjukannya, Senin 4 April 2016 lalu.
Penyanyi berinisial IB ini memang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan penyanyi lain karena sering beraksi di atas panggung sambil “memainkan” hewan ular.
Tidak hanya mengejutkan publik dalam negeri,

Thrombocytopenia

Penyebab Thrombocytopenia

Jumlah-jumlah platelet yang rendah, thrombocytopenia, dapat disebabkan oleh keberagaman dari sebab-sebab. Pada umumnya, mereka dapat dibagi kedalam:

produksi platelet yang berkurang,penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat, ataupenyitaan yang meningkat oleh limpa atau increased splenic sequestration (penangkapan dari platelet-platelet yang bersirkulasi dalam limpa).

Beberapa dari penyebab-penyabab yang paling umum dan penting atau thrombocytopenia diuraikan dibawah.

Produksi platelet yang berkurang

Produksi platelet yang berkurang biasanya dihubungkan pada persoalan sumsum tulang belakang (agranulocytosis). Pada kebanyakan dari kondisi-kondisi ini, produksi-produksi sel darah merah dan sel darah putih mungkin juga terpengaruh.

Infeksi-infeksi virus yang mempengaruhi sumsum (marrow) contohnya:parvovirus,rubella,mumps,varicella (chickenpox),hepatitis C,Epstein-Barr virus, danHIV.Aplastic anemia adalah istilah umum yang digunakan ketika sumsum tulang belakang gagal untuk memproduksi sel-sel darah apa saja (sel-sel merah, sel-sel putih, dan platelet-platelet), juga disebut pancytopenia. Ini dapat disebabkan oleh beberapa infeksi-infeksi virus (parvovirus atau HIV), obat-obat (gold, chloramphenicol, Dilantin, valproate (Depacon), atau radiasi, atau jarang, ia dapat menjadi congenital atau sejak lahir (Fanconi's anemia).Obat-obat kemoterapi seringkali menyebabkan penekanan bone marrow yang berakibat pada thrombocytopenia.Beberapa obat-obat yang lain dari kemoterapi dapat menekan produksi platelet, seperti thiazide diuretics.Kanker-kanker dari bone marrow dan darah (leukemia) atau kanker-kanker dari nodul-nodul limfa (lymphoma) dapat menyebabkan beragam derajat-derajat dari thrombocytopenia.Kanker-kanker dari organ-organ lain dapat adakalanya menyusup (menyerang) bone marrow (sumsum tulang belakang) dan berakibat produksi yang terganggu dari platelet-platelet.Alkohol jangka panjang dapat menyebabkan keracunan yang langsung pada bone marrow.Kekurangan dari vitamin B12 dan folic acid dapat berakibat pada produksi platelet yang rendah oleh bone marrow.

Penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat

Penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat dapat terlihat pada sejumlah kondisi-kondisi medis. Mereka dapat dibagi kedalam penyebab-penyebab yang berhubungan dengan imun dan tidak berhubungan dengan imun.

Banyak obat-obat dapat menyebabkan jumlah platelet yang rendah dengan menyebabkan reaksi immunologic terhadap platelet-platelet, yang disebut drug-induced thrombocytopenia. Beberapa contoh-contoh mungkin termasuk:

sulfonamide antibiotics,carbamazepine [(Tegretol, Tegretol XR , Equetro, Carbatrol) anti-seizure drug],digoxin (Lanoxin),quinine (Quinerva, Quinite, QM-260),quinidine (Quinaglute, Quinidex),acetaminophen (Tylenol and others), danrifampin.Heparin, pengencer darah yang biasa digunakan, dan obat-obat serupa [low molecular weight heparin atau enoxaparin (Lovenox)] dapat adakalanya menginduksi respon imun terhadap platelet-platelet yang berakibat pada penghancuran yang cepat dari platelet-platelet. Kondisi ini diistilahkanheparin-induced thrombocytopenia atau HIT.Idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) adalah kondisi dimana sistim imun menyerang platelet-platelet. Pada kondisi-kondisi yang parah, ITP dapat berakibat pada jumlah-jumlah platelet yang sangat rendah. Pada kaum dewasa, ini biasanya adalah kondisi kronis, sedangkan pada anak-anak, ia dapat disebabkan secara akut setelah infeksi virus. Ini biasanya adalah diagnosis of exclusion, yang berarti penyebab-penyebab lain yang lebih umum perlu dikesampingkan.Beberapa kondisi rheumatologic, seperti systemic lupus erythematosus (SLE) atau kondisi-kondisi autoimun lain (connective tissue diseases), dapat menyebabkan penghancuran platelet.Transfusi dari produk-produk darah dan transplantasi organ dapat adakalanya menyebabkan gangguan-gangguan immunologic yang berakibat pada thrombocytopenia.Thrombotic thrombocytopenic purpura (TTP) danhemolytic uremic syndrome (HUS) adalah kondisi-kondisi yang serupa yang dapat menyebabkan consumptive thrombocytopenia yang tidak berhubungan dengan imun yang berakibat dari beberapa penyakit-penyakit virus, kehamilan, beberapa kanker-kanker metastatic, atau kemoterapi. Manifestasi-manifestasi lain dari kondisi-kondisi ini termasuk kekurangan ginjal, kebingungan, anemia (hemolytic), dan demam. HUS sebagian besar terlihat pada anak-anak dan umumnya diperkirakan sebagai akibat dari infeks dengan strain tertentu dari Escherichia coli bacteria (E. coli O157:H7) yang menyebabkan diare yang infeksius.HELLP syndrome (hemolysis, elevated liver tests, low platelets) adalah non-immune thrombocytopenia lain yang mungkin terjadi selama kehamilan dan dapat termasuk peningkatan enzim hati dan anemia (terutama, hemolytic anemia atau pecahnya sel-sel darah merah).Disseminated intravascular coagulopathy (DIC) adalah kondisi yang jarang namun parah yang mungkin adalah komplikasi dari infeksi-infeksi yang berlimpahan, trauma-trauma, luka-luka bakar, atau kehamilan.Luka pada atau peradangan dari pembuluh-pembuluh darah (vasculitis) dan, adakalanya, klep-klep jantung buatan dapat menyebabkan penghancuran yang meningkat dari platelet-platelet ketika mereka lewat.Infeksi-infeksi parah (sepsis) atau trauma parah dapat adakalanya menyebabkan consumptive thrombocytopenia (tanpa DIC).

Splenic sequestration

Splenic sequestration dapat juga menjurus pada jumlah-jumlah platelet yang rendah sebagai akibat dari pembesaran limpa untuk keberagaman dari sebab-sebab. Ketika limpa membesar, ia dapat menahan (menyita) lebih banyak jumah platelet-platelet dari biasanya. Penyebab-penyebab umum dari thrombocytopenia yang disebabkan oleh pembesaran limpa mungkin termasuk penyakit hati yang telah lanjut (cirrhosis, contohnya, dari hepatis B atau hepatitis C kronis) dan kanker-kanker darah (leukemia-leukemiaatau lymphoma-lymphoma).

Dilutional thrombocytopenia dapat berakibat dari perdarahan yang parah dan transfusi dari beberapa unit-unit sel-sel darah merah yang ditransfusikan dalam waktu yang singkat.Pseudothrombocytopenia (thrombocytopenia palsu) juga adalah salah satu dari kondisi yang umumnya dihadapi dimana jumlah dari platelet-platelet yang terlihat pada analisacomplete blood count (CBC) mungkin secara salah tampak rendah karena penggumpalan dari platelet-platelet bersama-sama. Ini dapat menjurus pada angka yang lebih kecil dari platelet-platelet yang terlihat di seluruh slide yang ditinjau ulang oleh teknisi. Jika ini dicurigai, darah dapat direduksi dalam tabung dengan material yang mencegah penggumpalan dari platelet-platelet untuk analisa yang mengulang.Thrombocytopenia dapat juga hadir pada kelahiran, disebutneonatal thrombocytopenia. Kebanyakan dari kasus-kasus ini daopat disebabkan oleh proses-proses yang serupa pada yang diatas, meskipun, mereka adakalanya dihubungkan pada kondisi-kondisi genetik yang jarang.

Sumber :
http://www.totalkesehatananda.com/thrombocytopenia2.html

Thrombocytopenia

Penyebab Thrombocytopenia

Jumlah-jumlah platelet yang rendah, thrombocytopenia, dapat disebabkan oleh keberagaman dari sebab-sebab. Pada umumnya, mereka dapat dibagi kedalam:

produksi platelet yang berkurang,penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat, ataupenyitaan yang meningkat oleh limpa atau increased splenic sequestration (penangkapan dari platelet-platelet yang bersirkulasi dalam limpa).

Beberapa dari penyebab-penyabab yang paling umum dan penting atau thrombocytopenia diuraikan dibawah.

Produksi platelet yang berkurang

Produksi platelet yang berkurang biasanya dihubungkan pada persoalan sumsum tulang belakang (agranulocytosis). Pada kebanyakan dari kondisi-kondisi ini, produksi-produksi sel darah merah dan sel darah putih mungkin juga terpengaruh.

Infeksi-infeksi virus yang mempengaruhi sumsum (marrow) contohnya:parvovirus,rubella,mumps,varicella (chickenpox),hepatitis C,Epstein-Barr virus, danHIV.Aplastic anemia adalah istilah umum yang digunakan ketika sumsum tulang belakang gagal untuk memproduksi sel-sel darah apa saja (sel-sel merah, sel-sel putih, dan platelet-platelet), juga disebut pancytopenia. Ini dapat disebabkan oleh beberapa infeksi-infeksi virus (parvovirus atau HIV), obat-obat (gold, chloramphenicol, Dilantin, valproate (Depacon), atau radiasi, atau jarang, ia dapat menjadi congenital atau sejak lahir (Fanconi's anemia).Obat-obat kemoterapi seringkali menyebabkan penekanan bone marrow yang berakibat pada thrombocytopenia.Beberapa obat-obat yang lain dari kemoterapi dapat menekan produksi platelet, seperti thiazide diuretics.Kanker-kanker dari bone marrow dan darah (leukemia) atau kanker-kanker dari nodul-nodul limfa (lymphoma) dapat menyebabkan beragam derajat-derajat dari thrombocytopenia.Kanker-kanker dari organ-organ lain dapat adakalanya menyusup (menyerang) bone marrow (sumsum tulang belakang) dan berakibat produksi yang terganggu dari platelet-platelet.Alkohol jangka panjang dapat menyebabkan keracunan yang langsung pada bone marrow.Kekurangan dari vitamin B12 dan folic acid dapat berakibat pada produksi platelet yang rendah oleh bone marrow.

Penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat

Penghancuran atau konsumsi platelet yang meningkat dapat terlihat pada sejumlah kondisi-kondisi medis. Mereka dapat dibagi kedalam penyebab-penyebab yang berhubungan dengan imun dan tidak berhubungan dengan imun.

Banyak obat-obat dapat menyebabkan jumlah platelet yang rendah dengan menyebabkan reaksi immunologic terhadap platelet-platelet, yang disebut drug-induced thrombocytopenia. Beberapa contoh-contoh mungkin termasuk:

sulfonamide antibiotics,carbamazepine [(Tegretol, Tegretol XR , Equetro, Carbatrol) anti-seizure drug],digoxin (Lanoxin),quinine (Quinerva, Quinite, QM-260),quinidine (Quinaglute, Quinidex),acetaminophen (Tylenol and others), danrifampin.Heparin, pengencer darah yang biasa digunakan, dan obat-obat serupa [low molecular weight heparin atau enoxaparin (Lovenox)] dapat adakalanya menginduksi respon imun terhadap platelet-platelet yang berakibat pada penghancuran yang cepat dari platelet-platelet. Kondisi ini diistilahkanheparin-induced thrombocytopenia atau HIT.Idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) adalah kondisi dimana sistim imun menyerang platelet-platelet. Pada kondisi-kondisi yang parah, ITP dapat berakibat pada jumlah-jumlah platelet yang sangat rendah. Pada kaum dewasa, ini biasanya adalah kondisi kronis, sedangkan pada anak-anak, ia dapat disebabkan secara akut setelah infeksi virus. Ini biasanya adalah diagnosis of exclusion, yang berarti penyebab-penyebab lain yang lebih umum perlu dikesampingkan.Beberapa kondisi rheumatologic, seperti systemic lupus erythematosus (SLE) atau kondisi-kondisi autoimun lain (connective tissue diseases), dapat menyebabkan penghancuran platelet.Transfusi dari produk-produk darah dan transplantasi organ dapat adakalanya menyebabkan gangguan-gangguan immunologic yang berakibat pada thrombocytopenia.Thrombotic thrombocytopenic purpura (TTP) danhemolytic uremic syndrome (HUS) adalah kondisi-kondisi yang serupa yang dapat menyebabkan consumptive thrombocytopenia yang tidak berhubungan dengan imun yang berakibat dari beberapa penyakit-penyakit virus, kehamilan, beberapa kanker-kanker metastatic, atau kemoterapi. Manifestasi-manifestasi lain dari kondisi-kondisi ini termasuk kekurangan ginjal, kebingungan, anemia (hemolytic), dan demam. HUS sebagian besar terlihat pada anak-anak dan umumnya diperkirakan sebagai akibat dari infeks dengan strain tertentu dari Escherichia coli bacteria (E. coli O157:H7) yang menyebabkan diare yang infeksius.HELLP syndrome (hemolysis, elevated liver tests, low platelets) adalah non-immune thrombocytopenia lain yang mungkin terjadi selama kehamilan dan dapat termasuk peningkatan enzim hati dan anemia (terutama, hemolytic anemia atau pecahnya sel-sel darah merah).Disseminated intravascular coagulopathy (DIC) adalah kondisi yang jarang namun parah yang mungkin adalah komplikasi dari infeksi-infeksi yang berlimpahan, trauma-trauma, luka-luka bakar, atau kehamilan.Luka pada atau peradangan dari pembuluh-pembuluh darah (vasculitis) dan, adakalanya, klep-klep jantung buatan dapat menyebabkan penghancuran yang meningkat dari platelet-platelet ketika mereka lewat.Infeksi-infeksi parah (sepsis) atau trauma parah dapat adakalanya menyebabkan consumptive thrombocytopenia (tanpa DIC).

Splenic sequestration

Splenic sequestration dapat juga menjurus pada jumlah-jumlah platelet yang rendah sebagai akibat dari pembesaran limpa untuk keberagaman dari sebab-sebab. Ketika limpa membesar, ia dapat menahan (menyita) lebih banyak jumah platelet-platelet dari biasanya. Penyebab-penyebab umum dari thrombocytopenia yang disebabkan oleh pembesaran limpa mungkin termasuk penyakit hati yang telah lanjut (cirrhosis, contohnya, dari hepatis B atau hepatitis C kronis) dan kanker-kanker darah (leukemia-leukemiaatau lymphoma-lymphoma).

Dilutional thrombocytopenia dapat berakibat dari perdarahan yang parah dan transfusi dari beberapa unit-unit sel-sel darah merah yang ditransfusikan dalam waktu yang singkat.Pseudothrombocytopenia (thrombocytopenia palsu) juga adalah salah satu dari kondisi yang umumnya dihadapi dimana jumlah dari platelet-platelet yang terlihat pada analisacomplete blood count (CBC) mungkin secara salah tampak rendah karena penggumpalan dari platelet-platelet bersama-sama. Ini dapat menjurus pada angka yang lebih kecil dari platelet-platelet yang terlihat di seluruh slide yang ditinjau ulang oleh teknisi. Jika ini dicurigai, darah dapat direduksi dalam tabung dengan material yang mencegah penggumpalan dari platelet-platelet untuk analisa yang mengulang.Thrombocytopenia dapat juga hadir pada kelahiran, disebutneonatal thrombocytopenia. Kebanyakan dari kasus-kasus ini daopat disebabkan oleh proses-proses yang serupa pada yang diatas, meskipun, mereka adakalanya dihubungkan pada kondisi-kondisi genetik yang jarang.

Sumber :
http://www.totalkesehatananda.com/thrombocytopenia2.html

KEJANG TONIK KLONIK MIOTONIK

KEJANG TONIK

Kejang ini biasanya terjadi pada bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan masa kehamilan kurang dari 34 minggu dan bayi dengan komplikasi prenatal berat. Bentuk klinis kejang tonik yaitu berupa pergerakan tonik satu ekstremitas atau pergerakan tonik umum dengan ekstensi lengan dan tungkai yang menyerupai desebrasi, atau ekstensi tungkai dan fleksi lengan bawah dengan bentuk dekortifikasi. Bentuk kejang tonik yang menyerupai desebrasi haris dibedakan dengan sikap epistotonus yang disebabkan oleh rangsang meningkat karena infeksi selaput otak atau kernikterus.

KEJANG KLONIK

Kejang klonik dapat berbentuk fokal, unilateral, bilateral dengan permulaan fokal dan multifokal yang berpindah-pindah. Bentuk klinik kejang fokal berlangsung antara 1 - 3 detik, terlokalisasi dengan baik, tidak disertai gangguan kesadaran, dan biasanya tidak diikuti oleh fase tonik. Bentuk kejang ini disebabkan oleh kontusio serebri akibat trauma fokal pada bayi besar dan cukup bulan atau oleh ensefalopati metabolik.

KEJANG MIOKLONIK

Gambaran klinis yang terlihat adalah gerakan ekstensi dan fleksi lengan atau keempat anggota gerak yang berulang dan terjadinya cepat. Gerakan tersebut menyerupai gerakan refleks moro. Kejang ini merupakan pertanda kerusakan susunan saraf pusat yang luas dan hebat. Gambaran EEG kejang mioklonik pada bayi tidak spesifik.

Pasang CVC

Peralatan pemasangan CVC / chateter vena central
Instrument Steril :
- Duk lubang 1
- Duk tanpa lubang 1
- Cucing 2 buah
       1. Untuk betadine
       2. NS Steril
- Pinset anatomis 1
- Klem arteri 1
- Skoret dokter 1
- Gunting AJ 1
- Kasa steril
- Nailpudel 1
- Handscoen 1
- Handuk

Alat :
Certofix Duo
Certofix Duo HF

Certofix Trio
Certofix Trio HF

Non steril
- Betadine 
- Heparin Murni 1 Vial
- Ns 0,9%
- Sp 10 cc 1
- Sp 5 cc 1
- Sp 3 cc 1
- Lidocain 2-3 ampul
- Hypafix/ Tegaderm PAD
- Korentang
- Underpad


SINDROMA PICKWICKIAN atau Obesity Hipoventilation Syndrome (OHS)

Sindroma Pickwickian, yang juga dikenal dengan obesity hypoventilation syndrome (OHS), adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan pernafasan yang buruk yang dapat menyebabkan rendahnya kadar oksigen dan tingginya kadar karbondioksida dalam darah.

Umumnya ditemukan pada orang-orang yang sangat obesitas.

Ketika tidur, berat yang berlebihan pada dada karena
menderita obesitas menyebabkan orang tersebut menjadi
sulit untuk bernafas dengan baik, sehingga pertukaran
gas secara normal menjadi terganggu. Orang dengan
Sindroma Pickwickian biasanya mengalami rasa kantuk
yang berlebihan pada siang hari dan sangat mudah
ketiduran. Hal ini meningkatkan frekuensi terjadinya
kecelakaan atau kesalahan ketika bekerja. Perawatan
yang tersedia, seperti terapi oksigen, hanya membantu
untuk mengendalikan gejala dengan meningkatkan kadar
oksigen dalam darah tetapi tidak dapat menyembuhkan.
Untungnya, orang obesitas dengan Sindroma Pickwickian
akan pulih ketika berat badannya turun.

Tanda dan gejala Sindroma Pickwickian yang mungkin
timbul:
Kadar oksigen yang rendah (hipoksia)
Kelelahan
Pusing
Rasa gatal di sekitar daerah yang terkena
Sesak nafas

Risiko terjangkit Sindroma Pickwickian meningkat bila
Anda:
Sedang menderita Obesitas
Telah didiagnosa mengidap Apnea Tidur

Sindroma Pickwickian dapat menyebabkan komplikasi
sebagai berikutnya:
Dapat menyebabkan perkembangan Hipertensi
Lebih rentan terhadap cedera
Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Kor
Pulmonal
Sifat lekas marah

Sindroma Pickwickian dapat dicegah bila Anda:
Menjaga berat badan yang sehat
Menjaga diet yang seimbang

Penanganan dan pengobatan Sindroma Pickwickian dapat
berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang
dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:
Terapi Oksiden
Ventilasi Mekanis

Sumber :
http://www.persify.com/id/perspectives/medical-conditions-diseases/sindroma-pickwickian-_-9510001031357

JENIS JENIS OPERASI JANTUNG

Operasi Jantung Bypass
Operasi jantung jenis ini biasanya digunakan untuk
mengobati penyakit jantung koroner. Metode operasi
jantung ini ialah dengan membuat saluran baru sebab
saluran pada pembuluh darah arteri jantung telah
menyempit atau terhambat.
Dengan begitu, diharapkan proses aliran darah bisa
kembali lancar sehingga oksigen dan nutrisi yang
dibawa oleh darah dapat sampai ke otot jantung.
Dalam sebuah operasi jantung bypass , dokter bedah
maksimal dapat memperbaiki empat pembuluh darah
yang terhambat. Saluran baru biasanya diambil dari
dada, kaki, atau bagian tertentu pasien.
Operasi jantung bypas s dalam istilah medis dikenal
dengan nama Coronary Artery Bypass Graft (CABG).
Dalam penyembuhan sakit jantung, operasi bypass
termasuk yang paling sering dilakukan.
Operasi Penggantian/Perbaikan
Katup Jantung
Katup jantung berfungsi untuk mengatur aliran darah
satu arah. Setiap katup terdiri dari sekumpulan
penutup. Saat katup terbuka, aliran darah akan
mengalir langsung dari bilik jantung menuju arteri.
Sebaliknya, saat katup menutup, aliran darah akan
berhenti. Tujuan operasi perbaikan katup adalah
untuk membuka katup yang tertutup yang
mengakibatkan aliran darah menjadi terganggu.
Operasi Jantung Laser
Dalam dunia kedokteran, operasi jantung laser
dikenal dengan nama transmyocardial laser
revascularization (TLR). Operasi jantung laser
biasanya dilakukan saat penanganan-penanganan
sebelumnya telah gagal.
Pada operasi jantung jenis ini, dokter akan
menggunakan teknologi laser untuk membuat saluran
di otot jantung. Tujuannya agar saluran tersebut
mampu membuat darah mengalir lebih lancar.
Operasi Pembengkakan Jantung
Pembengkakan jantung adalah terjadinya
pembengkakan yang tidak wajar pada otot jantung
atau pada dinding arteri. Pembengkakan jantung
biasa terjadi pada bagian jantung sebelah kiri.
Bila tak cepat ditangani, penyakit pembengkakan
jantung ini bisa semakin memburuk dan bahkan
pecah yang potensial menyebabkan perdarahan
dalam tubuh.
Tidak hanya itu, serangan jantung pun sangat
mungkin terjadi. Oleh karena itu, ahli bedah biasanya
akan berusaha untuk mengatasi bagian jantung yang
membengkak tersebut melalui operasi pembengkakan
jantung.
Operasi Cangkok Jantung
Pencangkokan jantung atau yang juga disebut
dengan transplantasi jantung biasanya diterapkan
untuk pasien yang mengalami lemah jantung.
Lemahnya jantung membuat jantung tidak cukup kuat
untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Terganggunya aliran darah, jelas akan berbahaya
bagi tubuh. Karena itu, dokter akan menyarankan
melakukan operasi pencangkokan jantung. Operasi
jantung ini bertujuan untuk mengganti jantung yang
lemah dengan jantung sehat.
Tapi biasanya ini menjadi pilihan terakhir, saat
penanganan lemah jantung lainnya telah gagal.
Operasi transplantasi jantung ini biasanya juga tidak
mudah sebab harus ada orang yang mau
mendonorkan jantungnya.

Sumber :
www.deherba.com/5-jenis-operasi-jantung.html

Tamponade Jantung

Pengerian
Tamponade Jantung adalah suatu kondisi medis yang
mengancam keselamatan jiwa yang ditandai dengan
adanya tekanan pada jantung karena cairan berlebihan
dalam perikardium (kantong berlapis ganda yang
menggelilingi jantung). Tekanan yang diberikan pada
jantung oleh cairan berlebih tersebut menghalangi ruang
jantung bawah (ventrikel) untuk berelaksasi dengan
sepenuhnya, menyebabkan darah yang mengisi ventrikel
lebih sedikit dan kemudian dipompa keluar keseluruh
tubuh. Ini adalah suatu kondisi yang darurat karena
tanpa intervensi medis yang cepat untuk mengeluarkan
cairan berlebih tersebut dari perikardium, dapat
menyebabkan tekanan darah menjadi sangat menurun
dan akhirnya akan menyebabkan terjadinya syok dan
henti jantung.

Apa Saja Gejala-Gejala Tamponade Jantung?
Tanda dan gejala Tamponade Jantung yang mungkin
timbul:
Bernafas dengan cepat
Denyut nadi yang lemah
Kecemasan
Memiliki kesulitan bernapas
Memiliki perasaan subyektif dari denyut jantung tidak
normal yang tidak teratur atau cepat (jantung berdebar)
Memiliki warna biru atau ungu pada kulit dan membran
mukosa karena kekurangan oksigen (sianosis)
Menderita Hipotensi
Pembengkakan perut
Pusing
Rasa sakit di dada

Penyebab Tamponade Jantung adalah:
Menderita Diseksi Aorta
Menderita Efusi Perikardium
Menderita Infark Miokard
Menderita Kanker Paru
Menderita Perikarditis
Penumpukan cairan di dalam perikardium, yang merupakan
kantung yang mengelilingi jantung

Risiko terjangkit Tamponade Jantung meningkat bila Anda:
Sebelumnya pernah menjalani Bedah Jantung
Sebelumnya pernah menjalani Terapi Radiasi
Sedang menderita Gagal Ginjal
Sedang menderita Sistemik Lupus Eritematosis
Telah didiagnosa mengidap Hipotiroidisme

Tamponade Jantung dapat menyebabkan komplikasi
sebagai berikutnya:
Menyebabkan kematian dini
Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Gagal
Jantung Kongestif

Bagaimana Cara Untuk Mencegah Tamponade Jantung?
Tidak ada cara pencegahan khusus untuk Tamponade
Jantung saat ini.

Penanganan dan pengobatan Tamponade Jantung dapat
berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang
dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:
Perikardiosentesis
Terapi Oksiden
Torakotomi

Susu Kedelai




Bahan :
- kedelai 1/4 kg
- air mentah
- gula
- pandan
Cara :
Kedelai dicuci bersih
Kemudian direndam minimal 7 jam
Blender jadi 2 bagian dengan air mentah
Peras dengan menggunakan kain
Ampas perasan dapat di blender sampai 2x
Direbus sampai mendidih. Aduk secara berkala jangan sampai pecah
Buang busa
Tambahkan gula dan daun pandan yang diikat
Penyimpanan :
Setelah didinginkan masukkan kedalam plastik agar bisa bertahan sampai 3 hari

TB Kelenjar

Tuberculosis kerap dikenal sebagai penyakit flek paru-paru.
Padahal TBC juga bisa menyerang organ lain seperti usus, kulit hingga kelenjar. Karenanya waspadai ketika muncul benjolan pada leher ataupun tubuh anda.
Pemeriksaan sejak dini akan membantu mendeteksi adanya TBC ekstra paru.
Saat ini Indonesia merupakan salah satu pemasok penderita TBC terbesar didunia setelah Cina dan India. Ternyata TBC bisa muncul diluar organ paru. Beberapa penyakit TBC ekstra paru yang ditemukan antara lain TBC Kelenjar, TBC Usus, TBC Kulit, Mengitis TBC, TBC Ginjal, dan TBC Hati. Jenis penyakit TBC ini bisa menyerang organ tubuh selain paru.

TBC Kelenjar ditemukan disekitar leher dan di beberapa pembesaran kelenjar getah bening. Salah
satu kelenjar getah bening yang banyak terserang adalah kelenjar yang ada di leher. Kelenjar getah bening itu terdapat pada beberapa bagian tubuh yang berbeda
mulai dari leher, ketiak, sela paha serta didalam perut. Dan bila terjadi infeksi pada tubuh biasanya kelenjar itu akan membengkak. Infeksi kelenjar itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu infeksi nonspesifik yakni infeksi akibat adanya peradangan organ tubuh lain dan infeksi spesifik yakni adanya tubercolusis (TBC) kelenjar atau penyakit kelamin.
Jika dilihat dari gejala klinisnya, derita TBC kelenjar diawali demam berkepanjangan, batuk lama, nafsu  makan menurun, serta munculnya benjolan-benjolan pada leher atau ketiak serta sela paha. Hanya saja,
yang paling banyak ditemukan adalah adanya benjolan dileher.

Benjolan yang merupakan pembesaran kelenjar itu biasanya akan terlihat mengelompok. Dan suatu saat benjolan-benjolan tersebut akan pecah serta mengeluarkan cairan seperti nanah. Sebagai langkah antisipasi
jika memang terdapat benjolan pada bagian tubuh seperti leher, ketiak serta sela paha segera periksakan diri ke dokter..
Gejalanya memang tidak terlalu dapat dirasakan oleh penderitanya. Tiba-tiba benjolannya sudah semakin membesar saja. Kelenjar di lehar membengkak bahkan menyebar ke bagian lainnya. Hal tersebut terjadi karena adanya peradangan pada kelenjar getah bening akibat bakteri TBC itu. Tubuh mulai agak lemah, tidak kuat kecapekan. Kalau capek kadang tiba-tiba sedikit demam dan kelenjar leher pun ikut-ikutan panas.
Untuk pemeriksaan dini, biopsi masih menjadi satu-satunya cara yang bisa membantu seseorang mengetahui
penyebab terjadinya pembekakan kelenjar getah bening pada tubuh. TBC paru bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi obat secara terus menerus selama enam bulan, sedangkan penyembuhan TBC kelenjar membutuhkan waktu yang lebih lama, yakni 9 bulan.

Meski TBC kelenjar masuk dalam kategori TBC tetapi penyakit ini bukanlah tipe penyakit yang akan menular ke orang lain. Kecuali penderita TBC kelenjar bersangkutan juga menderita penyakit TBC paru. Penjagaan kondisi tubuh harus selalu diperhatikan. Misalnya dengan menganut pola hidup sehat, yakni
makan dan olahraga teratur, istirahat cukup dan bila perlu rajin mengkonsumsi multivitamin. Sebab dengan tubuh yang sehat, seseorang lebih siap mempertahankan diri dari serangan penyakit.
Ket : Artikel dimuat pada Tabloid Nurani
Edisi 579.Maret I.2012 ( kolom kesehatan
wanita )

Heart Higiene 1434


INTRAOSEUS

Dalam Kegawatdaruratan Akses pembuluh darah vena sangat diperlukan guna resusitasi,
jenis akses
- vaskuler :
1. Vena perifer
2. Vena sentral
3. Intraoseus
- Jalur tabung endotrakeal jarang digunakan hanya digunakan untuk adrenalin, lidokain dan nalokson pada resusitasi bila akses vaskular tidak dapat dicapai dalam waktu tiga menit.
- Pemberian obat intrakardial tidak dianjurkan pada resusitasi jantung paru karena risiko laserasi pembuluh darah koroner, tamponade jantung dan pneumotoraks lagi pula tidak menghasilkan sirkulasi obat yang lebih cepat dari jalur intravena. Pemberian intrakardial juga menyebabkan ventilasi dan penekanan dada harus dihentikan sebentar .

INFUS INTRAOSEUS 
Daerah tusukan pilihan pertama adalah tibia, yakni pada sepertiga atas tibia bagian anteromedial, guna menghindari kerusakan lempeng epifisis (yang posisinya lebih kranial). Pilihan daerah lain adalah femur distal, 2 cm di atas kondilus lateralis.

Peralatan :1. Alat aspirasi sumsum tulang atau jarum intraoseus, ukuran 15–18G (bila tidak ada, 21G). Jika tidak tersedia dapat dipakai jarum hipodermik kaliber besar, atau jarum bersayap untuk anak kecil
2. Larutan antiseptik dan kasa steril untuk membersihkan tempat tusukan
3. Semprit steril ukuran 5 ml yang berisi garam normal
4. Semprit steril ukuran 5 ml untuk cadangan
5. Peralatan infus
6. Sarung tangan steril

Prosedur
Tempatkan bantalan di bawah lutut anak hingga lutut fleksi 30°, dengan tumit berada di meja tindakan
Tentukan posisi yang tepat (seperti yang ditunjukkan dalam gambar)
Cuci tangan dan gunakan sarung tangan steril
Bersihkan sekeliling posisi dengan larutan antiseptik
Stabilkan posisi tibia proksimal menggunakan tangan kiri (saat ini tangan kiri dalam keadaan tidak steril) dengan menggenggam paha dan lutut di sebelah proksimal dan lateral tempat suntikan, tetapi tidak langsung di belakang tempat suntikan
Palpasi ulang tempat tusukan dengan tangan yang terbungkus sarung tangan steril (tangan kanan)
Tusukkan jarum dengan sudut 90° dengan lubang jarum menghadap ke kaki
Dorong jarum perlahan dengan gerakan memutar atau mengebor
Hentikan dorongan bila terasa ada tahanan yang berkurang secara tibatiba atau ketika darah keluar. Sekarang, jarum telah tertanam dengan aman di tulang
Keluarkan kawat jarumnya (stylet)
Isap 1 ml isi sumsum (serupa seperti darah) menggunakan semprit ukuran 5 ml untuk memastikan bahwa jarum sudah tertanam di rongga tulang
Pasang semprit lain 5 ml yang terisi garam normal.
Stabilkan posisi jarum dan perlahan suntikkan sebanyak 3 ml, sambil palpasi di sekitarnya untuk melihat kalau-kalau ada kebocoran di bawah kulit.
Bila tidak terlihat adanya infiltrasi, jalankan infus
Balut dan fiksasi jarum pada tempatnya.

Catatan : Kegagalan aspirasi isi tulang sumsum bukan berarti jarum tidak tertancap dengan benar.
Pantau jalannya infus dengan seksama dengan memperhatikan aliran cairan dan respons klinis
Cek bahwa betis tidak bengkak selama proses infus.
Hentikan infus intraoseus segera bila infus vena tersedia.
Dalam keadaan bagaimana pun, infus intraoseus tidak boleh melebihi 8 jam.

Komplikasi meliputi :
Penembusan yang tidak sempurna pada korteks tulang
Tanda: Jarum tidak terfiksasi dengan baik, terjadi pembengkakan di bawah kulit.
Penembusan pada korteks tulang posterior (lebih umum terjadi)
Tanda: timbul penimbunan cairan, betis menegang
Terjadi infeksi
Tanda: selulitis di tempat infus.

Sumber :
www.ichrc.org/a122-infus-intraoseus

Tuntunan Sholat Taraweh

Salat Tarawih (kadang-kadang disebut teraweh atau taraweh) adalah salat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama’ dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai "waktu sesaat untuk istirahat". Waktu pelaksanaan salat sunnat ini adalah selepas isya', biasanya dilakukan secara berjama'ah di masjid. Fakta menarik tentang salat ini ialah bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam hanya pernah melakukannya secara berjama'ah dalam 3 kali kesempatan. Disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena takut hal itu akan menjadi diwajibkan kepada ummat muslim (lihat sub seksi hadits tentang tarawih).

Di samping itu, dalam shalat tarawih surat yang dibaca setelah Al-Fatihah sebaiknya adalah :
a. Malam tanggal 1 sampai pertengahan Ramadhan :
Setiap rakaat pertama dibaca satu surat dari surat-surat berikut secara berurutan, yaitu : 
1. At-Takaatsur
2. Al-'Ashr
3. Al-Humazah
4. Al-Fiil, 
5. Quraisy
6. Al-Maa'uun
7. Al-Kautsar
8. Al-Kaafiruun
9. An-Nashr dan 
10. Al-Lahab. 
Sedangkan setiap rakaat kedua dibaca surat Al-Ikhlash.

b.' Malam pertengahan sampai akhir Ramadhan,:
Setiap rakaat pertama dibaca surat Al-Qadr. Sedangkan setiap rakaat kedua dibaca satu surat dari surat-surat berikut secara berurutan, yaitu : At-Takaatsur, Al-'Ashr, Al-Humazah,. Al-Fiil, Quraisy, Al^Maa'uun, Al-Kaiitsar, AK Kaafiruuh, An-Nashr dan Al-Lahab.

Raka'at Salat

Terdapat beberapa praktik tentang jumlah raka'at dan jumlah salam pada salat tarawih, pada masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam jumlah raka'atnya adalah 8 raka'at dengan dilanjutkan 3 raka'at witir. Dan pada zaman khalifah Umar menjadi 20 raka'at dilanjutkan dengan 3 raka'at witir. Perbedaan pendapat menyikapi boleh tidaknya jumlah raka'at yang mencapai bilangan 20 itu adalah tema klasik yang bahkan bertahan hingga saat ini. Sedangkan mengenai jumlah salam praktik umum adalah salam tiap dua raka'at namun ada juga yang salam tiap empat raka'at. Sehingga bila akan menunaikan tarawih dalam 8 raka'at maka formasinya adalah salam tiap dua raka'at dikerjakan empat kali, atau salam tiap empat raka'at dikerjakan dua kali dan ditutup dengan witir tiga raka'at.


Niat 

“َأُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى


"Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini (ma'muman/imaaman) lillahi ta'aalaa."
Artinya: " Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta'ala"

Hadist :
“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pada suatu malam salat di masjid lalu para sahabat mengikuti salat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau salat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti salat Nabi n), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadan.” (Muttafaqun ‘alaih)
"Artinya : Dari Jabir bin Abdullah radyillahu 'anhum, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pernah salat bersama kami di bulan Ramadan (sebanyak) delapan raka'at dan witir (satu raka'at). Maka pada hari berikutnya kami berkumpul di masjid dan mengharap beliau keluar (untuk salat), tetapi tidak keluar hingga masuk waktu pagi, kemudian kami masuk kepadanya, lalu kami berkata : Ya Rasulullah ! Tadi malam kami telah berkumpul di masjid dan kami harapkan engkau mau salat bersama kami, maka sabdanya "Sesungguhnya aku khawatir (salat itu) akan diwajibkan atas kamu sekalian".(Hadits Riwayat Thabrani dan Ibnu Nashr)
"Aku perhatikan salat malam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, yaitu (Ia) salat dua raka'at yang ringan, kemudian ia salat dua raka'at yang panjang sekali, kemudian salat dua raka'at, dan dua raka'at ini tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya, kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian salat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian witir satu raka'at, yang demikian adalah 13 raka'at".Diriwayatkan oleh Malik, Muslim, Abu Awanah, Abu Dawud dan Ibnu Nashr.
"Artinya : Dari Abi Salamah bin Abdurrahman bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah radyillahu anha tentang salat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam di bulan Ramadan. Maka ia menjawab ; Tidak pernah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam kerjakan (tathawwu') di bulan Ramadan dan tidak pula di lainnya lebih dari sebelas raka'at 1) (yaitu) ia salat empat (raka'at) jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian ia salat empat (raka'at) 2) jangan engkau tanya panjang dan bagusnya kemudian ia salat tiga raka'at".[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim]

Keutamaan Shalat Tarawih
Pertama: Shalat tarawih mengampuni dosa yang telah lewat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ


“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759). Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh Imam Nawawi (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 6:39). Hadits ini memberitahukan bahwa shalat tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat dilakukan karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya’ atau alasan lainnya (Lihat Fathul Bari, 4:251). Imam Nawawi menjelaskan, “Yang sudah ma’ruf di kalangan fuqoha bahwa pengampunan dosa yang dimaksudkan di sini adalah dosa kecil, bukan dosa besar. Dan mungkin saja dosa besar ikut terampuni jika seseorang benar-benar menjauhi dosa kecil.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 6:40).

Kekeliruan Seputar Shalat Tarawih
Berikut beberapa kekeliruan saat pelaksanaan shalat tarawih berjama’ah dan tidak ada dasarnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

1. Dzikir berjama’ah di antara sela-sela shalat tarawih. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz berkata, “Tidak diperbolehkan para jama’ah membaca dzikir secara berjama’ah. Akan tetapi yang tepat adalah setiap orang membaca dzikir sendiri-sendiri tanpa dikomandai oleh yang lain. Karena dzikir secara berjama’ah (bersama-sama) adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam syari’at Islam yang suci ini”. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 11:190)

2. Melafazhkan niat selepas shalat tarawih. Imam Nawawi berkata, “Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama.” (Rowdhotuth Tholibin, 1:268).

3. Memanggil jama’ah dengan ‘ash sholaatul jaami’ah’. Tidak ada tuntunan untuk memanggil jama’ah dengan ucapan ‘ash sholaatul jaami’ah’. Ini termasuk perkara yang diada-adakan (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 27:140).

4. Mengkhususkan dzikir atau do’a tertentu antara sela-sela duduk shalat tarawih, apalagi dibaca secara berjama’ah. Karena ini jelas tidak ada tuntunannya (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 27:144)
Dari artikel 'Tuntunan Shalat Tarawih — Muslim.Or.Id'

Bacaan Bilal Shalat Tarawih Dan Witir


Jawaban Jamaah
Bacaan Bilal
No
رَحِمَكُمُ اللهُ
صَلُّوْا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
1
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ
فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ
2
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
اَلْخَلِيْفَةُ اْلاُوْلَى سَيِّدُنَا اَبُوْ بَكَرٍ الصِّدِّيْقُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
3
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ
فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ
4
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
 رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
اَلْخَلِيْفَةُ الثَّانِيَةُ سَيِّدُنَا عُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
5
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ
فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ
6
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
 رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
اَلْخَلِيْفَةُ  الثَّالِثَةُ سَيِّدُنَا عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانْ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ
7
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَمَغْفِرَةً وَنِعْمَةْ
فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةْ
8
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
 كرم الله وجهة
اَلْخَلِيْفَةُ الرَّابِعَةُ سَيِّدُنَا عَلِيْ بِنْ اَبِيْ طَالِبْ كَرَّمَ اللهُ وَجْهَهُ
9
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
اَخِرُ التَّرَاوِيْحِ اَجَرَكُمُ اللهُ
10
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Bacaan Bilal Shalat Witir
رَحِمَكُمُ اللهُ
صَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
1
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
رَحِمَكُمُ اللهُ
صَلُّوْا سُنَّةَ رَكْعَةَ الْوِتْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
2




Setelah selesai shalat tarawih 20 rakaat, dilanjutkan dengan
membaca doa berikut ini:
doa sholat tarawih

ALLAAHUMMAJ 'ALNAA BIL IIMAANI KAAMILIIN, WA LIL FARAA'iPHI MU'ADDIIN, WA LISH SHALAATI HAAFIZHIIN, WA LIZZAKAAT1 FAA'ILIIN, WA LIMAA 'INDAKA THAAUBIIN, WA LFAFWIKA RAAJIIN, WA' BILHUDAA MUTAMASSIKHN, WA 'ANIL LAGHWI MU'-RmHnN,WA!FTODUNYAAZAAHro^ RAAGHIBIIN, WA BILQADHAA'I RAADHUN, WA BINNA' M A ATS YAAKIRIIN, WA" ALAL B ALAA'I SHA ABIRIIN. WA TAHTA LIWAAT SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHAL-LALLAAHU'ALAIHIWASALLAMAYAUMALQIYAAMATI SAA'IRHN, WA ILAL HAUDHI WAARIDIIN, WA ILAL JANNATI DAAKHILIIN, WA MINAN NAARI NAAJIIN, WA 'ALAASARIIRILKARAAMATIQAA'IDIIN,WAMINHUURIN 'IININ MUTAZAWWIJIIN, WA MIN SUNDUSIW WA ISTABRAQIW WA DIIBAAJIM MUTALABBISIIN, WA MIN THA'AAMIL JANNATI AAKILHN, WA MIN LABANIW WA 'ASALIM MUSHAFFAN SYAARIBIIN, BI AKWAABIW WA ABAARIIQA WA KA'SIM MIM MA'IIN, MA'AL LADZIINA AN'AMTA 'ALAIHIM MINAN NABIYYHNA WASH SHIDDIIQIINA WASY SYUHADAA'I WASH SHAALIHIINA WA HASUNA ULAA'IKA RAHIQAA, DZAALIKAL FADHLU MINALLAAHI WA KAFAA BILLAAHI 'ALIIMAA. WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.




اَللَّهُمَّ اجْعَلْناَ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنْ، وَلِلْفَرَآئِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكاَةِفَاعِلِيْنَ، وَلَمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى الْأَخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَآءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَآءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَآءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَآءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَآئِرِيْنَ، وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَمِنْ حُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آَكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مَنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ، وَحَسُنَ أُوْلَئِكَ رَفِيْقًا، ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هَذَا الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَآءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلاَ تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَآءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah de¬ngan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.
Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya,
Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga beliau dan shahabat beliau semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Setelah berdoa diteruskan dengan bacaan berikut secara bersama-sama:


أَشْهَدُ أَنَّ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ أَسْتَغْفِرُ اللهَ نََسْئََلُكَ الجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ.

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنَّاباكريم 
Setelah itu diteruskan dengan niat puasa Ramadhan sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍّ عَنْ اَدَاءِِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تعالى

Do'a Sholat Tarawih
إيْن دعاء تراويح

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًايُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ , اَللَّهُمَ اجْعَلْنَا بِاْلاِيْمَانِ كَمِلِيْنَ , وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْن . وَللِصَّلاَةِحَافِظِيْنَ , وَللِزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ , وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ , وَلِعَفْوِكَ رَاجِيِّنَ , وَبِاْلهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ , وَعَنِ اللَّغْوِمُعْرِضِيْنَ , وَفىِ الدُّنْيَازَاهِدِيْنَ , وَفىِ اْلاخِرَةِرَاغِبِيْنَ , وَبِالْقَضَاءِرَضِيْنَ , وَبِالنَّعْمَاءِشَاكِرِيْنَ , وَعَلىَ اْلبَلاَءِصَابِرِيْنَ , وَتَحْتَ لِوَءِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ , وَاِلىَ اْلحَوْضِ وَارِدِيْنَ , وَاِلىَ اْلجَنَّةِدَلخِلِيْنَ , وَمِنَ النَّارِنَاجِيْنَ , وَعَلَ سَرِيْرِاْلكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ , وَمِنْ حُوْرِاْلِعَيْنِ مُتَزَوِّجِيْنَ , وَمِنْ سُنْدُ سٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَّدِيْبَاحٍ مُتَلَبِّسِيْنَ , وَمِنْ طَعَامِ اَلجَنَّةِ آ كِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًى شَارِبِيْنَ , بِاَكْواَبٍ وِّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْن , مَحَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِْدِّ يْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّلِحِيْنَ , وَحَسُنَ اُولَئِكَ رَفِيْقًا , ذَلِكَ اْلَفَضْلُ مِنَ الله وَكَفىَ بِاللهِ عَلِيْم ً ,اِنَّ الله وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيّ يَاَيُّهَاالَّذِ يْنَ اَمَّنُواصَلُّواعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْاتَسْلِيْمَا وَصَلَّى الله عَلَ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَّعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَاْلحَمْدُ لله رَبِّالْعَالَمِيْن .

Kata Kunci :
sholat taraweh, sholat traweh, sholat teraweh, solat traweh, solat taraweh, solat teraweh, tuntunan sholat taraweh, hadish, pengertian, tata cara, doa sesudah sholat taraweh.

Sumber :
http://ppal-itqon.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Salat_Tarawih‎
http://www.alkhoirot.net/2012/07/shalat-tarawih.html